Tanah merupakan salah satu unsur biosfer yang berperan dalam sirkulasi zat-zat kimia dalam sistem lingkungan-manusia. Tanah merupakan tempat terkumpulnya dan tersimpannya sejumlah besar zat yang masuk ke lingkungan sebagai akibat dari aktivitas teknogenik manusia dan emisi dari sumber-sumber alami. Tanah tidak memiliki sifat imobilitas seperti lingkungan alami lainnya, sehingga paling rentan terhadap pencemaran. Selain itu, banyak senyawa yang masuk ke dalam tanah akibat reaksi kimia dan mikrobiologi dapat menjadi lebih beracun daripada senyawa aslinya. Akibat pencemaran tanah, air, udara, produk makanan, dan unsur-unsur biosfer lainnya dapat terkontaminasi dengan zat-zat karsinogenik dan radioaktif. Oleh karena itu, tanah perlu dipantau secara berkala.
Sumber pencemaran tanah:
Pemantauan kondisi tanah diperlukan untuk pengamatan berkelanjutan terhadap pencemaran dan kondisi kimianya; memastikan pengumpulan, transmisi dan pemrosesan informasi yang diterima untuk tujuan deteksi tepat waktu terhadap proses negatif, perkiraan perkembangannya, pencegahan konsekuensi berbahaya dan penentuan tingkat efektivitas tindakan perlindungan lingkungan yang diterapkan.
Jenis-jenis analisis tanah

