id
ID
id
ID

Pengendalian proses pengayaan

Agar proses teknologi dapat dilakukan secara daring, diperlukan sistem kontrol yang tepat. Pembuatannya melibatkan perluasan kemampuan penelitian analitis. Ini berlaku untuk semua tahap produksi. Perluasan jangkauan metode penelitian analitis juga diperlukan secara signifikan. Tabel menunjukkan metode yang tersedia untuk memantau TP.

Klasifikasi Metode Pengendalian

Pemilihan metode pengayaan bijih dipengaruhi oleh karakteristik unsur-unsur penyusunnya — logam. Pertama-tama, kita berbicara tentang sifat-sifat komponen: listrik, magnet, dll. Pilihan juga ditentukan oleh kepadatan, elastisitas, radiasi, dan kekerasan logam.

Proses teknologi
metode pengendalian
Proses teknologiDasar
Pengayaan gravitasiMagnetikPengapunganPengayaan kimiaPengayaan fisik dan analitisPengayaan listrik
Metode analisisionik+++
Spektrum sinar-X++++++
Radiometrik sinar-X+++++
Fisika nuklir+++++
Radioisotop+++++
Emisi atom+++
Penyerapan atom+++
Fluoresensi atom++
Bercahaya+++
Spektrofotometri+++
Titrimetrik++
Gravimetrik++
Potensiometri+++
Konduktometri+++
Magnetik+
Polarografi++
Kromatografi+++
Gabungan++
Difraksi sinar X+++++
Mikroprobe lokal+++++
Komposisi terkendaliMineral+++++
Fase+++++
unsur++++
Molekuler+

Proses teknologi persiapan dan tambahan

Proses teknologi
metode pengendalian
Proses teknologiPersiapanBantu
MemisahkanPenyaringanMenggilingPembersihan saluran pembuanganPersiapan dan regenerasi reagen flotasi limbahpengelompokan
Metode analisisionik++
Spektrum sinar-X++
Radiometrik sinar-X++
Fisika nuklir+++++
Radioisotop+++++
Emisi atom+
Penyerapan atom+
Fluoresensi atom+
Bercahaya++
Spektrofotometri++
Titrimetrik+++
Gravimetrik++++
Potensiometri++
Konduktometri++++
Konduktometri++
Polarografi+++
Kromatografi++
Gabungan++++
Difraksi sinar X+
Mikroprobe lokal++
Komposisi terkendaliMineral++
Fase+
Unsur++++
Molekuler+++++

Semua metode yang dipelajari dapat dibagi menjadi dua kelompok — flotasi (untuk mempelajari sifat fisikokimia) dan fisik.

Kelompok terakhir dicirikan oleh metode berikut:

  • Gravitasi;
  • Magnetik;
  • Radiometrik;

Metode kelompok pertama terdiri dari analisis karakteristik utama butiran mineral di bawah pengaruh gaya sentrifugal, gaya hambat, dan gravitasi. Pertama-tama, kita berbicara tentang perbedaan antara unsur-unsur berdasarkan faktor-faktor seperti bentuk, dimensi, kepadatan, sifat gerakan dan kecepatannya.

Mineral dapat dibagi dalam lingkungan yang berbeda — berat, udara, air. Jika kita berbicara tentang proses gravitasi, maka fenomena ini terjadi di sini:

  • Pemisah suspensi berisi media berat;
  • Pada tabel konsentrasi dan pintu air terdapat aliran air sepanjang bidang miring;
  • Dalam jigging ada media air atau udara yang berdenyut vertikal;
  • Pada peralatan yang beroperasi menggunakan metode pemisahan sentrifugal (separator dan konsentrator) terdapat medan sentrifugal.

Metode ini cocok jika Anda perlu memperkaya bijih yang berharga dan mulia. Juga cocok untuk logam yang tersebar kasar, termasuk logam non-ferrous.

Jika Anda perlu mengetahui bagaimana radioaktivitas suatu bijih berubah, yaitu untuk mempelajari sifat-sifat mineral dan menghitung kekuatan radiasinya, maka metode yang tepat digunakan — radiometrik.

Penggunaan metode magnetik (elektromagnetik) diindikasikan jika ada kebutuhan untuk mempelajari bagaimana kerentanan magnetik berbagai mineral dikarakterisasi dan bagaimana mereka bergerak dalam medan magnet. Metode ini cocok jika Anda perlu memperkaya bijih mangan dan besi, serta selama penyelesaian produk pengayaan gravitasi.

Metode listrik digunakan pada tahap penyelesaian. Metode ini dapat digunakan untuk mempelajari produk-produk berikut:

  • besi;
  • Timah;
  • Gravitasi (jika mengandung zirkon, rutil, ilmenit).

Metode ini didasarkan pada studi tentang perbedaan kemampuan mineral untuk menghantarkan arus. Pergerakan mineral pada lintasan tertentu bergantung pada faktor ini, serta pada kekuatan muatan.

Adapun metode flotasi, diperlukan jika ada kebutuhan untuk mempelajari sifat fisikokimia komponen, yaitu kedekatan partikelnya dengan antarmuka antara dua fase (cair atau gas). Dengan bantuan mereka, dimungkinkan untuk mengubah keterbasahan permukaan mineral. Ada varietas mineral hidrofobik dan hidrofilik. Yang pertama dicirikan oleh keterbasahan permukaan yang buruk. Hasilnya adalah pembentukan busa mineral dan adhesi partikel ke gelembung. Yang hidrofilik, sebaliknya, dibasahi dengan baik. Tidak ada kontak dengan gelembung udara.

Image
English
Español
China
Hindi
Arabic
kazah
id
EN